Facebooktwitterredditpinterestlinkedinmail

Setiap individu membutuhkan kasih sayang dan atensi positif agar bisa tumbuh menjadi seseorang yang bahagia dan sehat mental. Pengalaman awal yang diterima di awal kehidupan seseorang menjadi faktor yang krusial untuk menumbuhkan secure attachment atau kelekatan yang baik. Kelekatan adalah ikatan emosional yang mendalam antara bayi dengan orang yang merawatnya (baik orang tua maupun caregiver). Kelekatan tumbuh seiring dengan penyediaan respon yang hangat, peka, dan konsisten dari orang tua terhadap kebutuhan anak, terlebih saat anak ada dalam kondisi sakit atau frustrasi.

Kelekatan bisa terjalin melalui interaksi sehari-hari dengan anak, dan biasanya terjadi secara alami. Ketika anak menangis, orang tua bisa berusaha merespon dan menyediakan kebutuhannya (misal : memberi makan/minum, memeluk, atau mengganti popok). Adanya respon dari orang tua akan memunculkan kepercayaan dari anak terhadap orang tua, dan mereka akan mencari orang tua saat membutuhkan kenyamanan dan perlindungan. Semakin baik pemahaman orang tua terhadap kebutuhan anak, maka semakin rendah tingkat stress yang mereka rasakan. Kesigapan orang tua dalam merespon kebutuhan anak adalah cara terbaik untuk menunjukkan kepada mereka bahwa mereka aman dan diperhatikan.

Kelekatan antara anak dan orang tua berbeda dengan sikap manja. Kelekatan melibatkan proses interaksi, sharing, dan keterhubungan antara dua pihak, yaitu anak dan orang tua. Saat orang tua merespon bayi, maka bayi pun akan memberikan respon kepada orang tua. Melalui kelekatan yang terjalin, bayi akan belajar untuk bisa lebih tenang saat dilanda stress dan bisa mencari pertolongan dari orang tua saat dibutuhkan.

Secure attachment atau kelekatan yang sehat merupakan pondasi yang memungkinkan anak untuk mengeksplore dunia dan memahami bahwa ada tempat yang aman dan nyaman untuk kembali. Kelekatan yang sehat juga merupakan bekal untuk anak belajar mengorganisir perasaan dan perilakunya. Saat anak beranjak besar, kelekatan yang sehat ini akan membantu mereka untuk meng-handle situasi seperti misalnya saat mereka terpisah dari orang tua,  membantu mereka untuk bekerja sama dengan orang lain, dan mengembangkan self control. Jalinan kelekatan yang baik juga akan membantu anak belajar bagaimana cara mereka percaya pada orang lain, dan tentunya hal ini merupakan bagian penting dari perkembangan.

Mengingat pentingnya peran dan manfaat kelekatan yang sehat dalam perkembangan, yuk segera penuhi kebutuhan anak untuk diasuh dan dikasihi sejak dini!

Penulis : Listiyani Wahyuningsih, M.Psi, Psikolog

Picture: People photo created by senivpetro – www.freepik.com

Facebooktwitterredditpinterestlinkedinmail