Menumbuhkan Self Motivation pada Anak

Facebooktwitterredditpinterestlinkedinmail

Self motivation atau motivasi diri adalah dorongan dari dalam diri untuk melakukan suatu tindakan dalam rangka mencapai tujuan yang ditetapkan. Self motivation sangat penting dalam hidup seseorang, karena akan mendorong seseorang untuk belajar, menunjukkan dedikasi dalam berusaha, dan akan menentukan bagaimana seseorang menggunakan informasi yang dimiliki di masa depan. Dengan self motivation, seseorang bisa memiliki komitmen dan semangat untuk belajar dan berusaha. Penanaman self motivation bisa dimulai sejak anak usia dini dan diharapkan ketika seseorang tumbuh menjadi individu dewasa, maka ia bisa mengarahkan perilakunya sendiri dan tidak bergantung pada orang lain. Proses belajar akan lebih menyenangkan ketika seseorang memiliki keinginan untuk melakukan tanpa ada paksaan dari orang lain. Motivasi ini memang muncul dari dalam diri seseorang, akan tetapi ada beberapa cara yang bisa orangtua lakukan untuk membantu anak agar memiliki motivasi tersebut. Berikut cara yang bisa dilakukan :

  • Tetapkan Tujuan dan Buat Perencanaan

Adanya target bisa membantu anak untuk lebih fokus dan mendorong mereka untuk berpikir mengenai tindakan yang bisa dilakukan untuk mengisi waktu dan menyalurkan energinya. Orangtua bisa membantu anak menetapkan apa yang akan dicapai, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang, dan mendorong mereka berpikir mengenai bagaimana cara untuk mencapai keinginan tersebut.

  • Lakukan Diskusi

Adanya komunikasi terbuka dan kesempatan diskusi mengenai ketertarikan anak, kegiatan yang dinikmati maupun kurang disukai, merupakan faktor penting dalam penanaman self motivation. Dengan diskusi ini, anak akan belajar untuk melakukan refleksi diri yang sangat berguna untuk perkembangannya. Anak terlatih untuk mempertimbangkan alasan mengapa sesuatu hal bisa berjalan baik dan mengapa tidak, memikirkan konsekuensi dari tindakan tersebut, dan yang lebih penting adalah anak akan memiliki pemahaman bahwa orangtua memberikan kepercayaan pada anak atas apa yang mereka lakukan.

  • Identifikasi Minat dan Potensi Anak

Setiap anak memiliki minat dan potensi yang berbeda antara satu dengan yang lainnya. Orangtua memiliki peran untuk membantu anak mengidentifikasi ketertarikannya terhadap suatu bidang. Orangtua bisa memaparkan anak pada beragam kegiatan dan mengeksplor informasi mengenai bidang-bidang tersebut.

  • Berikan Kesempatan Anak untuk Memegang Kendali

Self motivation dapat ditingkatkan dengan memberikan kesempatan pada anak untuk memiliki kendali atas pengalaman belajar mereka. Orangtua bisa melatihnya dengan memberikan beberapa pilihan dan meminta anak memiliki sendiri.

  • Berikan Kepercayaan pada Anak

Anak yang memahami bahwa orangtua memberikan kepercayaan kepada mereka untuk melakukan sesuatu, akan mendorong munculnya motivasi dari dalam diri anak. Berikan kesempatan pada anak untuk mencoba melakukan sesuatu hal, belajar dari kesalahan, dan menyelesaikan masalahnya sendiri. Berikan dukungan dan contoh pada anak, seperti misalnya menampilkan sikap optimis dan kegigigan sehingga anak bisa menirunya. Dengan hal tersebut, maka lebih mudah bagi anak untuk menumbuhkan motivasi dari dalam dirinya.

  • Apresiasi Usaha Anak

Saat anak sudah berusaha, berikan pengakuan dan apresiasi atas apa yang sudah ia lakukan. Adanya apresiasi bisa meningkatkan motivasi dari dalam diri anak untuk berusaha lebih besar lagi di kemudian hari. Tanamkan pemahaman pada anak bahwa usaha yang mereka keluarkan tidak sia-sia dan bisa membuat mereka mendapatkan apresiasi dari pihak lain.

Selamat mencoba smart parents!

Penulis: Listiyani Wahyuningsih, M.Psi., Psikolog

picture: Kids photo created by gpointstudio – www.freepik.com

Facebooktwitterredditpinterestlinkedinmail