Facebooktwitterredditpinterestlinkedinmail

imajinasiParents, pernahkah anda diajak oleh anak untuk bermain peran? Berpura-pura menjadi dokter dan pasien, guru dan murid, atau pembeli dan penjual? Dan kalau diingat kembali, permainan seperti itu telah ada sejak kita kecil dulu dan selalu ada di setiap generasi.

Permainan tersebut memang tergolong sangat sederhana, namun sebenarnya secara tidak langsung dapat melatih kecerdasaran anak. Beberapa manfaat bermain peran pada anak bersama orangtua :

  • Anak belajar untuk menirukan perilaku orangtua/orang dewasa yang pernah ia terima atau dilihatnya.
  • Melalui bermain peran dengan anak, ikatan hubungan antara orangtua dan anak semakin dekat.
  • Orangtua mampu memberi pelajaran yang baik dan yang buruk kepada anak melalui bermain peran dan anak dengan mudah untuk memahami etika baik dan buruk tsb.
  • Melalui bermain peran, kecerdasan interpersonal yang terdapat pada diri anak akan semakin terasah.
  • Pada saat anak bermain peran melalui drama yang ia ciptakan sendiri, anak belajar mengamati dan menirukan peran lain dengan cara berusaha menjadi orang lain.
  • Jika bermain peran dilakukan bersama saudara atau teman sebayanya, anak akan belajar menjadi pemimpin, berani memberi arahan ke teman-temannya, belajar berempati, berimajinasi, bekerja sama, mengikuti aturan main, bersosialisasi, bereksperimen dan berbahasa.

Oleh karena itu, janganlah orangtua merasa bosan, menolak atau melarang anak bermain peran bersama ataupun dengan teman sebayanya, karena kemampuan anak dalam berinteraksi dengan orang lain akan semakin mahir. Anak akan semakin mudah memahami dan beradaptasi dalam menghadapi berbagai macam karakter orang-orang di sekitarnya. Bermain peran memberikan banyak nilai positif pada anak maupun orangtua. Beberapa tema bermain peran yang biasa disenangi oleh anak dan dapat dilakukan bersama orangtua antara lain tema peran dokter dengan pasien, polisi dengan pengendara mobil/motor, penjual dengan pembeli, guru dengan murid, dan masih banyak lagi.

Happy parenting parents!

Facebooktwitterredditpinterestlinkedinmail