Facebooktwitterredditpinterestlinkedinmail

Ketika anak tidak memiliki nilai tinggi pada nilai akademiknya, tidak memiliki bakat di olahraga, atau musik, bukan berarti anak tidak memiliki bakat apa-apa. Coba lihat potensi yang dimiliki anak. Apakah anak mampu mengatur emosinya sendiri, memahami diri atau introspeksi diri, mengetahui kelebihan dan mau mengoreksi kekurangan dirinya? Itu berarti anak memiliki kecerdasan intrapersonal, yaitu kecerdasan yang berhubungan dengan perasaan diri sendiri. Kecerdasan intrapersonal merupakan salah satu jenis kecerdasan yang termasuk ke dalam kecerdasan majemuk (Multiple Intelligences).
Jika anak sudah memiliki kecerdasan intrapersonal yang kuat maka ia mampu memahami dirinya sendiri, seperti mengenai perasaan yang dirasakan, potensi dirinya, situasi yang sedang dihadapinya, reaksi terhadap berbagai hal, dan apa yang dicita-citakannya. Dengan kecerdasan intrapersonal yang baik, anak mampu membuat keputusan dan menentukan perilakunya tanpa harus selalu diarahkan dari orang lain (mandiri), memiliki rasa percaya diri yang bersar dan senang bekerja berdasarkan program yang dibuatnya sendiri.
Selain itu, kelebihan anak yang memiliki kecerdasan intrapersonal adalah anak mampu mengembangkan dan menciptakan hubungan sosial baru yang baik, dapat berempati dengan orang lain, mampu mempertahankan hubungan/relasi sosial hingga waktu yang lama, mampu menjadi penengah bagi konflik diantara teman-temannya, memiliki keterampilan komunikasi yang baik, serta mampu memecahkan masalah yang terjadi di lingkungannya.
Jika anak anda memiliki ciri-ciri seperti di atas maka galilah dan kembangkan potensi anak tersebut. Taukah anda bahwa Oprah Winfrey dan Neil Armstrong menjadi sosok yang sukses karena berhasil mengasah kecerdasan intrapersonalnya??
Happy Parenting.

Facebooktwitterredditpinterestlinkedinmail