Facebooktwitterredditpinterestlinkedinmail

Ayah bunda pasti sudah tahu kan apa itu lego ? Ya, Lego adalah suatu  permainan menyusun balok dengan berbagai macam warna yang saat ini sudah sangat mudah kita temui. Hampir disetiap tempat seperti di mall,  wahana permainan, di rumah, maupun di sekolah lego sering kali digunakan sebagai alat bermain untuk anak. Namun, sebenarnya apa sih manfaat dari bermain lego pada anak ? Apakah hanya sekedar permainan biasa ?

Ternyata bermain lego tidak hanya sekedar menyusun balok saja loh ayah bunda, namun banyak sekali manfaatnya bagi tumbuh kembang anak. Permainan lego dapat membantu perkembangan psikomotor, kognitif dan juga kemampuan sosial anak. Berikut adalah manfaat bermain lego bagi tumbuh kembang anak

  1. Motorik Halus

Saat anak bermain lego, anak akan banyak mengambil, mengangkat, menekan hingga merekatkan satu persatu balok lego. Hal ini akan membantu anak untuk mengembangkan motorik halus khususnya pada jari tangan. Otot-otot kecil yang kuat akan terbentuk di jari tangan yang dapat membantu anak untuk melakukan keterampilan lainnya, seperti belajar menulis, menggambar, dll.

  1. Konsep Matematika

Bentuk, ukuran, jumlah, hingga konsep penjumlahan maupun pengurangan dapat dipelajari lewat permainan lego. Disaat kita memberikan jumlah balok yang sedikit kepada anak untuk menyelesaikan bangunannya, anak akan belajar untuk menghitungnya. Secara perlahan mereka mulai mengerti bahwa masing-masing balok memiliki nilai.

  1. Kreativitas dan problem solving

Lego memiliki banyak warna, bentuk, ukuran, hingga beragam figur orang. Anak bisa menyusun lego menjadi suatu bangunan sesuai dengan instruksi yang ada, ataupun membuat bangunan sendiri dengan ditambahi berbagai macam figur sesuai dengan imajinasi yang mereka pikirkan. Hal ini akan membantu akan untuk lebih mengeksplor imajinasi dan kreativitas anak. Apabila ternyata anak mengalami kesulitan saat sedang menyusun hasil karyanya, anak dapat belajar mandiri untuk mencari cara menyelesaikan masalahnya.

  1. Social Skill

Bermain lego secara kelompok bersama adik, kakak, orangtua, maupun teman tentunya akan lebih menyenangkan dan bermanfaat bagi perkembangan anak. Dengan main lego bersama-sama, tiap anggota kelompok akan berdiskusi tentang strategi membangun lego, mulai dari bangunan apa yang akan dibuat, apa yang harus dilakukan terlebih dahulu, hingga peran dari masing-masing setiap anggota. Hal ini akan membantu anak untuk belajar kerjasama, berinteraksi, diskusi, sharing, mengemukakan ide, dan belajar menghargai ide orang lain yang tentunya dapat lebih mempersiapkan diri anak saat bersosialisasi di lingkungan sekitarnya.

  1. Sikap gigih

Bermain lego terkadang membuat frustasi. Disaat bangunan yang disusun hampir jadi, tiba-tiba hanya karena tersenggol dikit bangunan jadi jatuh. Tentunya ini akan membuat anak menjadi sedih dan kecewa, hasil karya yang sudah mereka buat menjadi rusak dan gagal. Namun, permainan ini memberikan kesempatan pada anak untuk selalu bisa mencoba hal baru karena anak dapat menyusunnya kembali menjadi suatu bangunan sesuai keinginan mereka. Hal ini dapat mengajarkan kepada anak sikap pantang menyerah, gigih dan selalu berusaha tanpa perlu merasa takut gagal.

  1. Percaya Diri

Mengambil satu persatu-satu balok hingga berhasil menyusunnya menjadi suatu bangunan akan menjadi kepuasan tersendiri bagi anak. Disaat anak telah selesai menyusun lego kemudian memperlihatkannya kepada ayah bunda dan mendapatkan komentar yang positif, anak akan merasa bangga dengan hasil karyanya. Hal tersebut akan membuat anak merasa dihargai atas hasil karyanya dan tentunya dapat membawa dampak positif untuk mengembangkan rasa percaya diri anak.

Semoga bermanfaat,

Penulis : Fakhrani Isti Irsalina, S.Psi

Picture by : <a href=’https://www.freepik.com/free-photo/cute-boy-playing-with-colorful-plastic-bricks-at-the-table-in-the-children-s-room_1285567.htm’>Designed by Freepik</a>

Facebooktwitterredditpinterestlinkedinmail