Facebooktwitterredditpinterestlinkedinmail

Mendengar nama kucing apa yang ada dibenak ayah bunda? Jorok? Bulunya nanti masuk ke hidung? Suka makan tikus? Atau hewan yang lucu nan menggemaskan? Penghilang stress?

Ya, bukan ayah bunda saja yang berpikir seperti itu diluar sana banyak ayah bunda lainnya yang sama ketika mendengar nama binatang ini. Ada yang sudah ilfil terlebih dahulu ada juga yang memang sangat mengangguminya. Tapi ananda ingin memelihara kucing ? Yuuuk kita simak penjelasan dan manfaatnya.

Kucing adalah hewan berbulu lucu dan jinak, kucing juga hewan penyayang dan sangat mudah akrab dengan majikannya.

Tahukah ayah bunda, ternyata ada banyak manfaat positif baik mental dan kesehatan yang didapat oleh ananda ketika memelihara kucing.

Berikut 6 manfaat penting yang didapat oleh si pemilik:

  1. Penghilang stress dan memberi efek positif bagi ananda.
    Sudah banyak artikel yang menjelaskan bahwa kucing merupakan salah satu hewan penghilang stress bagi pemiliknya, sifatnya yang lucu dan menggemaskan memberi efek menyenangkan bagi si pemilik sehingga menimbulkan energi positif.
  2. Dengkuran kucing dapat menyembuhkan tulang tendon dan otot. Dengkuran kucing saat mereka tidur sangat erat kaitannya dengan kemampuan therapeutic ditulang dan otot manusia. Ternyata hal ini terkait dengan frekuensi getaran mendengkur 20 – 140 Hz.
  3. Mengatasi gangguan saluran pernapasan pada anak.
  4. Mencegah alergi pada anak.
    Kucing bisa dikategorikan sebagai hewan paling bersih didunia, karena kucing memiliki lidah yang berfungsi sebagai pembersih super. Lidah kasarnya ini anti bakteri. Hal ini bisa membantu meningkatkan daya tahan tubuh dan menurunkan resiko alergi.
  5. Dapat menolong anak autisme.
    Para peneliti dari University Of Missouri menemukan bahwa anak autisme yang berinteraksi dengan hewan peliharaan seperti kucing, kemampuan berinteraksinya meningkat signifikan.
    Seperti yang diketahui, anak autisme biasanya sulit melakukan interaksi sosial. Tapi dalam studi tersebut menunjukkan kemampuan anak-anak dengan autisme ini meningkat ketika hidup dengan hewan peliharaan.
  6. Menimbulkan rasa kasih sayang terhadap hewan.
    Anak mengenal dan mengetahui serta mampu mempraktekan rasa kasih sayang terhadap sesama makhluk hidup ciptaan Tuhan.

Jadi bagaimana ayah bunda, bolehkah ananda memelihara kucing ?.

Penulis : Nurfarida Sari, S.Psi

Facebooktwitterredditpinterestlinkedinmail