Facebooktwitterredditpinterestlinkedinmail

Bencana alam merupakan peristiwa menegangkan yang dapat menyebabkan keluarga dan masyarakat di dalam kondisi bahaya serta dapat memberikan efek stres. Bencana alam yang akhir-akhir ini sering terjadi di beberapa wilayah di Indonesia seperti gempa dan banjir cukup memberikan dampak negatif pada korban khususnya anak-anak seperti rasa takut, cemas bahkan trauma. Hal ini pada dasarnya wajar karena anak-anak belum sepenuhnya memahami apa yang sebenarnya terjadi. Namun, ada beberapa hal yang dapat orangtua lakukan untuk membantu anak untuk tetap positif dalam menghadapi musibah yang terjadi:

1. Menerima musibah dengan lapang dada

Ajak anak untuk bersikap tegar dalam menghadapi bencana alam. Meskipun awalnya akan sulit bagi mereka untuk menerima keadaan, namun tetaplah beri keyakinan pada anak bahwa mereka tidak sendiri dalam mengadapi kejadian ini. Besarkan hati anak, ajak mereka untuk berdoa dan semakin mendekatkan diri dengan Tuhan

2. Berdiskusi tentang bencana dengan bahasa yang mudah dimengerti

Bencana alam adalah salah satu hal yang menakutkan untuk anak. Untuk mengurangi rasa takutnya alangkah lebih baik orangtua menjelaskan dan berdiskusi dengan bahasa yang dapat dipahami anak. Buat suasana menjadi senyaman mungkin agar anak tidak terus merasa takut saat berdiskusi karena hal ini juga merupakan pengetahuan baru untuknya

3. Membatasi anak dari berita di media sosial

Saat bencana alam terjadi, media sosial banyak memperlihatkan gambar dan cuplikan video. Orangtua bisa mengajak anak untuk menonton namun batasi konsumsinya. Media memang dapat memperkaya pengetahuan anak. Media pun dapat memperlihatkan banyak juga orang yang senasib dengan anak. Tetapi jika ditonton terus secara berulang-ulang, hal tersebut dapat memberikan rasa takut dan emosi negatif yang berlebihan

4. Bantu anak untuk mengutarakan perasaannya dan mengatur perasaan yang dialami

Anak banyak mengeluh? Atau sering mengatakan bahwa dirinya sedih dan takut atas apa yang terjadi? Yuk mulai dengarkan mereka dan bersikap empati. Ajari anak jika emosi yang mereka rasakan itu adalah hal yang wajar dan normal. Selain itu bantu juga mereka untuk mengutarakan pendapat, perasaan serta perhatikan anak dengan baik saat mereka sedang berbicara agar merasa dihargai dan diperhatikan. Izinkan anak untuk mendiskusikan rasa takut dan sedihnya karena bisa sekaligus mengeksplor isu bencana. Setelah berdiskusi akhiri dengan pelukan agar anak merasa lebih tenang, aman dan nyaman atau aktivitas menyenangkan yang dapat menyalurkan emosi mereka seperti menggambar, mewarnai, menulis cerita, menyanyi dan yang lainnya

5. Melakukan rutinitas seperti biasa

Usahakan semua rutinitas keluarga berjalan seperti biasa. Tetap menjaga kesehatan, sekolah, makan bersama, bercerita, memberikan anak ruang untuk bermain, belajar meskipun dengan fasilitas dan keadaan yang seadanya untuk menjaga hari-hari yang menyenangkan

6. Mempersiapkan tas darurat (survival kit) bersama-sama

Setelah sekiranya anak sudah cukup memahami musibah bencana yang sedang dihadapinya, selanjutnya libatkan anak untuk memilih dan memasukkan barang-barang penting berharga ke dalam kotak atau tas darurat yang dapat langsung dibawa jika sewaktu-waktu bencana datang di kemudian hari agar anak lebih siap. Disini orangtua juga dapat mengajarkan anak tentang mana benda berharga dan mana yang bukan sehingga kedepannya anak mampu memprioritaskan hal yang penting dibanding hal yang lainnya

7. Menjelaskan sisi positif yang dapat diambil dari bencana

Anak boleh mengeluh, kesal dan sedih atas apa yang terjadi. Namun ingatkan untuk tetap bersyukur. Jelaskan bahwa bencana sudah diatur oleh Tuhan.  Bantu anak untuk menemukan sisi positif dari bencana alam. Misalnya semua orang jadi saling tolong menolong, lebih dekat dengan tetangga, saudara. Kemudian semua orang juga bisa lebih siap terhadap bencana dan tahu apa yang harus dilakukan jika hal serupa terjadi lagi. Yang terpenting, orangtua harus menunjukkan ketenangan dan optimis agar menjadi contoh untuk anak.

(Penulis: Amelia Ajrina, S.Psi)

picture : People photo created by jcomp – www.freepik.com

Facebooktwitterredditpinterestlinkedinmail