Mengapa Kegiatan Outdoor Penting untuk Perkembangan Sensori Anak?

Facebooktwitterredditpinterestlinkedinmail

Dalam sebuah hasil penelitian dari University of Illinois di Urbana-Champaign (Dilasir dari kompas) menemukan bahwa anak-anak yang melakukan aktivitas di luar ruangan dapat meningkatkan kemampuan membaca dan menghitung. Melakukan aktivitas di luar ruangan juga bermanfaat untuk meningkatkan nilai tes konsentrasi kepada anak-anak yang mempunyai gangguan perilaku (Attention Deficit Hyperactivity Disorder). Salah satu hasil penelitian ini memperkuat bahwa kegiatan outdoor banyak memberi kontribusi pada perkembangan seorang anak.

Kegiatan outdoor banyak berkenaan dengan menstimulasi perkembangan sensori karena mendukung perkembangan bermain anak yang menjadi kebutuhan dasar bagi seorang anak. Menurut ahli sensori Jean Ayres (1979), kegiatan bermain pada masa kanak-kanak menimbulkan banyak proses sensori dimana saat anak-anak berlari, meloncat, berayun, memanjat bermain ditempat terbuka seperti lapangan atau pantai dan lain sebagainya adalah sarana anak untuk mengintegrasikan informasi sensori dari gerak tubuhnya, gaya tarik bumi, dan juga informasi dari kulit, mata, telinga, mulut maupun hidungnya. Hal tersebut akan memungkinkan anak untuk bergerak dengan bebas dan aktif. Maka jika anak mendapat kesempatan demikian, mereka akan merasa mampu menguasai dirinya untuk memberikan reaksi tubuh yang sesuai, penghayatan yang akurat, emosi yang adekuat dan perilaku yang adaptif. Menurut perkembangan sensori tujuan dari kegiatan outdoor pada anak-anak adalah untuk

  1. Memperoleh dengan mudah kegiatan yang multisensory (mengaktifkan semua system sensori dari proprioseptif, vestibular, taktil, visual, adutitory, olfaktori maupun gustatory)
  2. Membuka tingkat kewaspadaan lebih banyak sehingga melatih sistem keterbangkitan/arousal kita agar bisa berfungsi dengan optimal (awake, alert dan aware)
  3. Memperoleh tantangan dari alam karena alam dapat memberi tatangan yang tidak mudah diduga sehingga anak-anak dapat terfasilitasi aktivitasnya menjadi lebih bermakna
  4. Mendapat efek penenangan. Saat kegiatan outdoor Tuhan telahmenyediakan efek penenangan secara alami dari tiupan angin, dedaunan hijau, menghirup udara yang bersih serta mencium bau alam yang segar. Anak-anak ketika di outdoor bukan hanya mendapat keuntungan dengan dipenuhi kebutuhannya dan mendapatkan hiburan/kesenangan serta mengurangi kejenuhan tapi mendapatkan juga ketenangan dan relaksasi secara alami (hal inipun berlaku untuk dewasa)

Jadi, yuk AyahBunda bersama-sama ajak ananda untuk bermain di luar. Selamat berproses AyahBunda hebat!

Penulis: Siti Maulany, S.Psi

Picture: <a href=’https://www.freepik.com/photos/people’>People photo created by prostooleh – www.freepik.com</a>

Facebooktwitterredditpinterestlinkedinmail