Menjaga Pernikahan Hingga Usia Lanjut

Facebooktwitterredditpinterestlinkedinmail

Ayah Bunda, dalam kehidupan pernikahan tentu tidak hanya berisi kebahagian namun juga akan muncul permasalah dalam rumah tangga. Entah itu masalah ekonomi, penyesuaian diri dengan pasangan, dengan keluarga pasangan, mengurus anak, dan lain-lain. Strong & De Vault (1989) mengatakan bahwa periode pernikahan tahap awal merupakan tahun yang sangat kritis di mana hal tersebut akan menentukan perkembangan pernikahan selanjutnya, apakah menjadi lebih baik atau menjadi lebih buruk. Sekiranya masa ini berlangsung selama 10 tahun pertama pernikahan yang meliputi fase perkenalan awal hingga fase menetap. Apabila Ayah dan Bunda tidak dapat menyelesaikan permasalahan di periode tahap awal ini maka akan rentan dengan keputusan untuk bercerai. Ayah Bunda tentu mengetahui apa tujuan dari menikah, yakni untuk mewujudkan kehidupan rumah tangga yang sakinah, mawadah dan rahmah, serta bertanggungjawab dengan pasangan dan keluarga. Ketidakstabilan emosi dan perilaku pasangan akan mempengaruhi kehidupan rumah tangga. Adapun langkah-langkah yang dapat Ayah Bunda lakukan untuk menjaga pernikahan hingga usia lanjut, yakni:

  1. Menunjukkan usaha untuk saling berkomunikasi dan jujur satu dengan lain.
  2. Memiliki pola pikir untuk saling mengerti, perhatian, saling percaya, dan menerima pernikahan Ayah Bunda. Dapat juga ditunjukkan dengan kesabaran dan kedewasaan dalam berumah tangga.
  3. Saling menghormati dan menghargai satu sama lain, serta menerima kondisi pasangan apa adanya.
  4. Bercanda ramah dengan pasangan, memiliki waktu untuk mengobrol, dan melakukan aktivitas bersama.
  5. Saat ada masalah diselesaikan bukan dihindari dan sebaiknya menyelesaikan masalah sebelum berganti hari.
  6. Saling mendukung satu sama lain, baik dalam pembagian peran rumah tangga maupun dalam pekerjaan. Membantu pasangan dalam menyelesaikan tugas juga merupakan bentuk dukungan yang dapat Ayah Bunda berikan.

Ayah Bunda dapat mempraktikkan langkah-langkah tersebut karena dalam pernikahan dibutuhkan pemikiran yang matang, emosi yang stabil, dan perilaku yang rasional. Semangat Berproses Ayah Bunda Hebat 😊  

Penulis: Niken Woro Indriastuti, M.Psi., Psikolog

pict: People photo created by bearfotos – www.freepik.com

Facebooktwitterredditpinterestlinkedinmail