Facebooktwitterredditpinterestlinkedinmail

Pendidikan Usia Dini Bersama Ayah dan Bunda

(Oleh : Evi Junita, M.Psi., Psikolog.)

 

Ketika kita bicara tentang pendidikan usia dini, selain bicara tentang usia anak secara spesifik, kita juga bicara tentang pendidikan secara umum. Apa itu pendidikan? Pendidikan secara bahasa diartikan sebagai proses yang memfasilitasi penguasaan pengetahuan, ketrampilan, nilai, kepercayaan dan kebiasaan. Jika kita telah memahami arti pendidikan seperti yang disampaikan sebelumnya, lalu kita kaitkan dengan usia, artinya pendidikan dapat dimulai sedini mungkin. Sedini sejak anak dilahirkan, contohnya latihan yang disiapkan orangtua untuk membantu bayi mengenali jam makan dan tidur yang baik.

Mungkin banyak yang bertanya, mengapa anak bayi yang baru lahir sudah diberikan pendidikan. Maka jawabannya adalah mendidik anak sedini mungkin memberikan manfaat yang besar bagi anak untuk mengenal keteraturan dalam hidup dan memungkinkan orangtua untuk cepat mengenali dan menyelami karakter anaknya.

Pendidikan usia dini memiliki banyak keuntungan. Ketika anak masih berusia dini yaitu 0-5 tahun, mereka menyerap informasi seperti sponge menyerap air. Setiap pengalaman, setiap kata, setiap perilaku yang ia amati adalah modal untuk masa depannya nanti.

Pendidikan usia dini memberikan beberapa keuntungan yaitu:

  1. Meningkatkan kemampuan sosialisasi.

Sosialisasi dengan anggota keluarga dan tentangga terdekat dalam lingkungan tempat tinggal dapat membantu anak untuk mengenali lingkungan yang aman dan kurang aman. Anak pun akan berlatih mengenali kapan waktu yang tepat dan bagaimana situasi yang aman untuk ia bermain tanpa orangtua dan keluarganya. Kemampuan ini yang kelak akan mendukung ketrampilan social lainnya.

  1. Mengenal konsep bekerjasama

Belajar bagaimana cara berbagi, bekerjasama, antri, dan menanti dalam lingkungan yang aman dipandu oleh orangtua yang mengenali kondisi psikologis anak adalah keinginan dan kebutuhan setiap anak.

  1. Mengutamakan keseimbangan perkembangan anak

Pendidikan usia dini yang dilakukan orangtua dengan sepenuh hati akan mempertimbangan perkembangan anak pada setiap aspek kehidupannya. Orangtua dapat dengan aktif mencari panduan professional sebelum atau saat ditemukan ada masalah.

  1. Meningkatkan minat belajar seumur hidup

Pendidikan usia dini adalah pendidikan awal bagi anak. Kesan pertama terhadap belajar dan proses berlatih terbentuk berdasarkan penilaian anak pada pengalamannya ini. Pendidikan usia dini yang dilakukan dengan tepat dapat membuat anak mencintai proses belajar dan cenderung membuat atau mencari proses tersebut secara mandiri dikemudian hari.

  1. Memahami nilai pendidikan melalui pengalaman

Anak yang dikenalkan pendidikan sejak dini akan paham bahwa memperhatikan dan menirukan prilaku orangtua adalah bagian dari proses belajar. Hal tersebut akan menjadi modal bagi anak untuk kemudian hari tidak hanya belajar dari buku namun juga dari mengamati dan menganalisa lingkungan sekitarnya.

  1. Memiliki tendensi untuk menghargai orang lain dan kemampuan bekerjasama

Menghargai orang lain dan bekerjasama adalah sikap bukan pengetahuan. Sikap dipelajari dengan contoh dan kesempatan nyata untuk berlatih bukan dihafalkan dari buku panduan. Pembentukan sikap terbaik dilakukan sejak dini dan dari perilaku orangtua atau keluarga.

  1. Meningkatkan ketahanan diri (Resilience)

Pengenalan lingkungan yang aman, konsisten dalam penerapan disiplin, penuh dukungan social diawal kehidupan anak diprediksi dapat meningkatkan kemampuan anak untuk mengenali dan mengatur emosinya. Kemampuan mengenali dan mengatur emosi yang baik diprediksi akan membantu anak menemukan solusi yang tepat pada permasalahan dikehidupan sehari-hari.

  1. Meningkatkan konsenstrasi dan kesabaran

Kebiasaan untuk memperhatikan lingkungan sekitarnya sejak dini memberikan kesempatan anak untuk melatih kesabarannya terhadap orang lain. Kebiasan untuk mendengarkan pengarahan dari ayah, ibu, nenek, kakek, atau keluarga terdekat yang cenderung memberikan pengarahan dengan cara dan gaya yang berbeda dapat meningkatkan konsentrasi anak dalam memproses instruksi dikemudian hari.

  1. Meningkatkan kepercayaan diri

Pendidikan usia dini yang dilakukan orangtua diprediksi akan meningkatkan rasa kepercayaan diri anak. Orangtua yang mencintai anaknya dengan sepenuh hati cenderung akan memberikan label-label positif dari setiap perilaku dan tingkah laku anak. Orangtua yang mencintai anaknya dengan sepenuh hati akan dengan segera mencari bantuan professional jika ada masalah yang tidak bisa ia selesaikan.

  1. Meningkatkan toleransi terhadap keberagaman

Keberagaman seringkali sulit untuk diterima. Kesulitan tersebut biasanya disebabkan karena kurangnya kesempatan untuk berhadapan dengan keberagaman itu sendiri sejak dini. Pendidikan usia dini yang juga memberikan anak kesempatan untuk terpapar dengan keberagaman diprediksi dapat dengan otomatis membentuk nilai toleransi dalam diri anak.

Keuntungan-keuntungan diatas dapat dirasakan anak dan orangtua dengan beberapa catatan, yaitu :

  1. Tujuan pendidikan disesuaikan dengan usia badan dan usia perkembangan anak
  2. Pengajar adalah orangtua, terutama untuk anak usia 0 – 3 tahun
  3. Dilakukan di lingkungan yang aman secara fisik dan psikologis
  4. Dengan panduan yang sesuai dari professional seperti dokter, psikolog, dan pendidik.
  5. Dievaluasi secara berkala oleh orangtua. Jika diperlukan dibantu dengan professional.
  6. Proses pendidikan dilakukan secara konsisten

Pada pendidikan usia dini yang perlu dilatihkan adalah kecintaan anak melakukan berbagai aktivitas yang bervariasi dan melibatkan banyak orang. Hal sederhana ini akan membentuk dasar yang solid bagi proses pembelajaran selanjutnya. Anak yang senang beraktivitas diluar rumah dan mengekplorasi berbagai jenis hewan dan tumbuhan yang ada disekitar rumahnya akan dengan mudah mempelajari proses mendeskripsikan benda/hewan/tumbuhan, mengenal persamaan dan perbedaan antar benda, dan melakukan pengelompokkan benda berdasarkan ciri-ciri tertentu.

Penguasaan tiga ketrampilan diatas akan memudahkan anak untuk menguasai ketrampilan awal untuk kegiatan menulis, membaca, dan berhitung. Sehingga walaupun anak kita baru diajarkan menulis, membaca, dan berhitung diusia 6 thn, kemungkin besar ia dapat mempelajari dengan cepat karena ia sudah terbiasa dengan berbagai bentuk disekitarnya dan juga sudah terbiasa mengenali perbedaan bentuk dan jumlah yang ada.

Demikian indahnya pendidikan usia dini. Dapat dilakukan langsung oleh orangtua, dilingkungan rumah dan keluarga yang nyaman dan aman bagi anak, dengan tujuan belajar yang dapat disesuaikan dengan kondisi anak. Tidak ada lagi terburu-buru harus menguasai suatu mata pelajaran karena tuntutan kurikulum yang ada hanyalah pemaparan berulang terhadap pengalaman berlatih yang menyenangkan.

 

Facebooktwitterredditpinterestlinkedinmail