Facebooktwitterredditpinterestlinkedinmail
Picture : freepik.com

Salah satu upaya yang dilakukan untuk mengoptimalkan perkembangan anak adalah memberikan kesempatan kepada mereka untuk beraktivitas di luar rumah. Akan tetapi saat ini sudah jarang dijumpai anak-anak yang melakukan aktivitas diluar rumah dan mereka lebih banyak menghabiskan waktunya di dalam rumah. Ada banyak alasan yang menyebabkan kondisi tersebut, diantaranya adalah meningkatnya penggunaan gadget, jadwal yang ketat dan dipenuhi aktivitas terstruktur, concern yang tinggi akan bahaya sinar matahari, dan kekhawatiran akan minimnya keamanan saat beraktivitas diluar rumah.

Jika dilihat dari dampak positifnya, ada begitu banyak hal baik dari aktivitas di alam terbukaterhadap perkembangan anak, salah satunya adalah pada perkembangan fisik dan motorik anak. Elemen penting dari aktivitas di alam terbukaadalah adanya gerakan yang melibatkan seluruh anggota badan. Aktivitas di alam terbuka memungkinkananak memiliki ruang dan kebebasan untuk bergerak dan menyalurkan energinya. Melalui kebebasan bergerak, mereka bisa meningkatkan kekuatan, stamina, dan keterampilan motoriknya. Kemampuan-kemampuan tersebut bisa mendukung peningkatan self-image dan kesadaran anakmengenai tubuhnya sendiri.

Aktivitas di alam terbukajuga memungkinkan anak untuk mengeksplore dan berinteraksi langsung dengan lingkungan sekitar. Mereka berhadapan langsung dengan semua hal yang ada di alam. Mereka bisa melihat, mendengar, menyentuh, atau membaui apapun yang mereka temukan.  Hal tersebut bisa mengaktifkan indera mereka, meningkatkan kreativitas dan imajinasi, serta merangsang keingintahuan mereka.

Dalam kaitannya dengan perkembangan otak, aktivitas outdoor juga bisa membantu anak mengembangkan executive function-nya. Executive function adalah kemampuan yang berperan dalam merencanakan, menyelesaikan masalah, dan berpikir fleksibel. Executive function pada anak perlu dipelajari dan dilatih. Aktivitas bermain diluar rumah yang tidak terstruktur bisa dijadikan sebagai media agar anak mempraktikkan keterampilan-keterampilan penting tersebut secara langsung.

Aktivitas di alam terbukajuga bisa melatih anak untuk terkoneksi dengan alam dan menghadapi berbagai tantangan di dalamnya. Seseorang yang memiliki koneksi dengan alam akan lebih mudah berpikir jernih dan melakukan inovasi, belajar menyelesaikan masalah, dan melatih kepekaannya terhadap berbagai situasi di lingkungan. Dengan bermain di alam, anak akan belajar untuk mengambil resiko, mengetahui batas kemampuannya, dan meningkatkan kepercayaan diri serta keberaniannya dalam menghadapi berbagai situasi.

Dalam rangka mewujudkan kesejahteraan mental anak, beraktivitas di alam terbuka juga bisa menjadi pilihan yang bisa dilakukan. Melalui aktivitas bermain diluar rumah, anak akan menikmati segarnya udara, hangatnya matahari, dan keindahan pemandangan yang ada di sekitar mereka. Pengalaman tersebut bisa menurunkan tingkat stress, kecemasan, depresi, dan hiperaktivitas pada anak. Intensi untuk melakukan interaksi sosial juga lebih tinggi saat melakukan aktivitas di alam terbuka. Melalui interaksi sosial secara langsung, anak-anak akan belajar untuk menjalin pertemanan, bekerja sama, dan memperlakukan orang lain dengan cara yang baik dan tepat.

Setelah memahami pentingnya aktivitas bermain diluar rumah terhadap perkembangan anak, yuk ajak si kecil bermain dan merasakan keseruan berpetualang di alam terbuka!

Penulis: Listiyani Wahyuningsih, M.Psi., Psikolog

Facebooktwitterredditpinterestlinkedinmail