Facebooktwitterredditpinterestlinkedinmail

Seorang anak yang di diagnosa autis apakah wajib melakukan diet makanan? Makanan apa saja yang harus di hindari seorang anak? Bagaimana jika seorang anak tidak diet makanan tersebut?

Pada sebagian orang menganggap diet makanan yang mengandung glutein dan kasein wajib dilakukan seorang anak autis, namuna ada sebagian orang tua yang belum tau  dan menganggap itu tidak perlu dilakukan. Menurut pakar nutrisi emilia achmadi , perlakuan anak autis itu berbeda – beda sehingga dalam diet makanan tidak semua anak autis wajib melakukannya, harus dilakukan pemeriksaan terlebih dahulu.  Jadi, tidak semua anak auitis wajib melakukan diet makanan itu, perlu dilihat terlebih dahulu berat ringannya masalah yang dihadapi dan penangann yang akan dilakukan. Namun meski sampai sekarang masalah diet ini masih diperdebatkan namun banyak penelitian membuktikan bahwa anak yang melakukan diet glutein dan kasein mengalami perubahan kebaikan yang cukup signifikan dalam perilaku si anak. Daripada anak yang tidak melakukan diet, masih sulit dan masih butuh waktu dalam memperbaiki sikap perilakunya.

Tak hanya diet gusein dan kasein saja, anak autis juga dilarang untuk makan makanan yang mengandung ragi, makanan yan dipermentasikan dan gula. Karena anak yang sering makan makanan junk food atau makanan sembarangan, terutama yang mengandung gula  seperti coklat dan permen akan membuat anak menjadi hiperaktif. Memang sangat sulit bagi orang tua untuk melakukan diet ketat, karena makana yang ada disekitar kita banyak sekali yang megandung glutein maupun kasein.  Adapun jenis makana yang di anjurkan untuk di konsumsi si anak adalah makanan yang mengandung sumber karbohidrat seperti kentang, singkong , ubi jalar.

Oleh karena itu, orang tua harus pintar dalam membuat resep makanan yang akan dimakan oleh si anak. Agar anak mampu melakukan diet dengan ketat dan teratur. Sehingga anak mampu mengerti mana makanan yang harus dimakan dan mana makanan yang tidak boleh dimakan.  Jadi ketika orang tua menegajak keluar rumah, ornag tua tinggal membawa makana yang telah disipakan terlebih dahulu dari rumah untuk bekal si anak.

Selain itu, zaman sekarang pun sudah banyak makanan diet bagi autis yang di jual. Jadi bagi orang tua yang merasa kesulitan untuk mempersiapkan makana yang akan di bawa oleh sianak. Untuk harga bermacam – macam tergantung bahan dan proses pembuatannya.

Namun selain diet yang ketat, peran orang tua pun harus mendukung. Karena tanpa peran orang tua, perkembangan sianak akan sulit untuk dapat mengalami perubahan. Kini tinggal orang tua sendiri memilih apakah anak perlu diet atau tidak. Jika si anak perlu diat, maka orang tu aperlu memperhatikan pola makan si anak dan kebutuhannya. Jangan sampai dalam pola diet si anak masih makan makanan yang mengandung glutein ataupun kasein.

 

Penulis: Dicky Age Tresna

Facebooktwitterredditpinterestlinkedinmail